Ansor dan IPNU Pondok Gede Perkuat Sinergi, Soroti Isu Lingkungan dan Pembinaan Pemuda dan Remaja

Forkopimcam bersama Kader Gerakan Pemuda Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Pondok Gede mengikuti rangkaian Harlah GP Ansor ke-92, Halal Bihalal, dan pembukaan Majlis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor di Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (9/5/2026).


BEKASI — Peringatan Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal serta pembukaan Majlis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor PAC Pondok Gede menjadi momentum penguatan kolaborasi antarbanom Nahdlatul Ulama di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan sejumlah tokoh organisasi kepemudaan NU, pengurus Ansor lintas tingkatan, hingga unsur pemerintah kecamatan. Acara ini juga menekankan pentingnya sinergi antara GP Ansor dan IPNU dalam menjawab tantangan sosial kemasyarakatan.

Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Pondok Gede, Saifuddin Qusyairi, menegaskan bahwa Majlis Rijalul Ansor harus menjadi ruang pemersatu kader yang tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat tengah.

“Majlis Rijalul Ansor harus mampu menjadi wadah penguatan ukhuwah sekaligus ruang lahirnya kepedulian sosial kader terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PAC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Pondok Gede, Wildan Ghorbi, menyampaikan bahwa kehadiran IPNU dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen memperkuat hubungan organisatoris dan emosional dengan GP Ansor.

Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Pondok Gede, Saifuddin Qusyairi, menyampaikan Berbagai rangkaian Harlah GP Ansor ke-92, Halal Bihalal, dan pembukaan Majlis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor di Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (9/5/2026).

"IPNU dan Ansor harus berjalan dalam satu barisan. Kami di IPNU fokus pada pelajar dan remaja, sementara Ansor pada pemuda. Jika sinergi ini kuat, maka pembinaan masyarakat di Pondok Gede akan lebih masif dan terarah," kata Wildan.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris PC GP Ansor Kota Bekasi, M. Dzul Azmi, bersama Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Muhammad Jufri, turut memberikan arahan kepada kader muda NU.

Muhammad Jufri menekankan pentingnya peran aktif kader dalam menjawab masalah sosial dan lingkungan, termasuk masalah pengelolaan sampah di wilayah Bantar Gebang.

“Kader Ansor dan IPNU tidak boleh hanya aktif di masjid atau majlis dzikir saja. Pemuda NU harus hadir di tengah masyarakat dan memiliki gagasan nyata untuk membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan,” tegasnya.

Apresiasi terhadap kolaborasi banom NU juga disampaikan Camat Pondok Gede, Zainal Abidin Syah. Ia menyatakan pemerintah kecamatan siap mendukung langkah-langkah pelatihan masyarakat yang dilakukan oleh Ansor dan IPNU.

“Kami mendukung keterlibatan pemuda dan pelajar NU dalam penguatan karakter keagamaan, aksi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif. Pemerintah membutuhkan mitra strategi seperti Ansor dan IPNU,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembukaan resmi Majlis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor PAC Pondok Gede. Kehadiran majlis tersebut diharapkan menjadi pusat penguatan spiritual dan intelektual kader muda NU agar mampu menjawab tantangan sosial secara adaptif dan responsif.

Melalui kolaborasi ini, GP Ansor dan IPNU Pondok Gede menunjukkan komitmen untuk terus bersinergi bersama masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang religius, peduli sosial, serta lebih berdaya.