PCNU Kota Bekasi Gelar Puncak Harlah 100 Tahun NU dan NU Award 2026

 

Ratusan warga Nahdliyin menghadiri puncak peringatan Harlah ke-100 Masehi Nahdlatul Ulama dan NU Award Kota Bekasi Tahun 2026 yang digelar PCNU Kota Bekasi di Asrama Haji Kota Bekasi, Jumat (7/2/2026), sebagai momentum refleksi perjuangan para muassis NU dan penguatan khidmat organisasi.

Kota Bekasi — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menggelar acara puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Tahun Masehi Nahdlatul Ulama sekaligus NU Award Kota Bekasi Tahun 2026, Jumat (7/2/2026), di Asrama Haji Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi momentum flash back untuk merenungi perjuangan para muassis NU di masa awal pendirian organisasi, sekaligus meneguhkan kembali semangat berkhidmat di Nahdlatul Ulama.

Acara tersebut dihadiri ratusan warga Nahdliyin dari berbagai tingkatan kepengurusan. Selain sebagai ajang refleksi sejarah, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi PCNU Kota Bekasi kepada Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang dinilai memiliki dedikasi dan prestasi dalam menjalankan khidmat ke-NU-an di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, PCNU Kota Bekasi juga menyerahkan secara simbolis plang kepengurusan kepada Pengurus Anak Ranting NU sebagai bagian dari upaya penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat basis.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Bekasi, para Mustasyar, serta para ketua dan Rois Syuriah PCNU dari masa khidmat sebelumnya. Turut hadir pula perwakilan Polres Metro Kota Bekasi, Kodim 0507/Bekasi, serta perwakilan Pemerintah Kota Bekasi.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Muhammad Jufri, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara puncak Harlah 100 Tahun NU dan NU Award 2026 dapat berjalan dengan lancar meskipun dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan.

“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan dan kekurangan, acara ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja kolektif dan semangat kebersamaan seluruh panitia serta warga NU Kota Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Bekasi, KH. Ayi Nurdin, menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan kepengurusan PCNU Kota Bekasi selama 18 bulan terakhir masih belum sebanding dengan perjuangan para muassis NU di masa awal.

“Khidmat yang kami lakukan saat ini belum seberapa dibandingkan perjuangan para pendiri NU. Keberhasilan NU Kota Bekasi berkembang di tengah kultur perkotaan seperti Bekasi juga tidak terlepas dari peran kepengurusan periode-periode sebelumnya yang telah membangun pondasi organisasi,” tutur KH. Ayi.

Ia pun mengajak seluruh jajaran NU Kota Bekasi, mulai dari PCNU, MWC, ranting, anak ranting, lembaga, hingga badan otonom (Banom), untuk terus memperkuat khidmat dan peran sosial keumatan.

“Ke depan, tugas kita bersama adalah memastikan NU terus hadir dan memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi warga Nahdliyin, tetapi juga bagi masyarakat Kota Bekasi secara umum,” pungkasnya.