**BEKASI** — Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menggelar Musyawarah Anggota (Musra) ke-III pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kelurahan Aren Jaya dan menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang masa khidmat 2026–2028.
Musyawarah ini dihadiri Ketua PC GP Ansor Kota Bekasi, Sahabat Hasan Muhtar, SH, beserta jajaran pengurus cabang, Ketua PAC GP Ansor Bekasi Timur Sahabat Maulana, S.Pd, jajaran pengurus PAC, perwakilan MWC NU Bekasi Timur, Pengurus Ranting NU Aren Jaya, serta Muslimat NU Bekasi Timur.
Dalam sambutannya, Hasan Muhtar menekankan pentingnya penguatan kaderisasi di wilayah Aren Jaya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bekasi. Menurutnya, posisi strategis tersebut menuntut kehadiran Ansor yang lebih solid dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.
“Aren Jaya ini wilayah perbatasan. Ke depan, kader Ansor harus lebih diperbanyak dan diperkuat, agar Ansor benar-benar hadir sebagai garda pemuda NU yang mampu menjawab tantangan sosial di masyarakat,” ujar Hasan.
Musyawarah Anggota III ini membahas gambaran umum rencana program kerja PR GP Ansor Aren Jaya untuk masa khidmat 2026–2028. Selain itu, agenda utama musyawarah juga mencakup pemilihan ketua pimpinan ranting yang baru.
Dalam proses musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan kekeluargaan, Tubagus Ramdani selaku ketua demisioner menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya. Selanjutnya, forum secara mufakat menetapkan Amar Fauzy, S.Pd sebagai Ketua PR GP Ansor Aren Jaya terpilih.
Ketua terpilih Amar Fauzy menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan mengedepankan penguatan kader, kolaborasi dengan badan otonom NU, serta keterlibatan aktif Ansor dalam isu-isu sosial kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
“Ansor Aren Jaya harus menjadi rumah kader yang progresif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini amanah besar yang akan kami jalankan secara kolektif,” kata Amar.
Musyawarah Anggota III ini menegaskan peran GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan NU yang tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga aktif membangun kapasitas sosial dan kebangsaan di tingkat akar rumput.

